Nikah ga ribet sih, tapii... part 1
so here it is, cerita-cerita persiapan pernikahan
Jadi ceritanya lagi menunggu detik detik pindah KK (Kartu Keluarga) jadi se-KK sama si babang..
Nano-nano rasa dihati, nano-nano juga ribet-ribetnya
tapi, nano-nano itulah yang paling dinikmati pada saat-saat seperti ini
this is my stories,
Ketika Sudah Tau Tanggal Nikah
Jadi ceritanya aku dan si babang memang sedang merantau ke ibu kota dan kota satelitnya untuk bekerja. So, qt yang sudah berada diposisi terikat sementara (tunangan) tinggal meneyerahkan tanggal pernikahan pada leluhur dan tetua di rumah. "qt terima jadi aja deh". Namun saat mengetahui tanggalnya pun JENG .... JENG..... JENG.... 2,5 bulan lagi booookkkkkk
Rencana pernikahan yang ditunggu pun jadi tergesa-gesa disiapkan. Kaget fisik, kaget mental dan kaget dompet #eh
Langsung lah aku dan si babang panik bukan main, mulai nge-list seserahan, mas kawin, mahar dan bahkan mendesain undangan. semua qt kerjakan sendiri, sebisa mungkin tidak merepotkan orang tua. karena qt berdua tau orang tua di rumah pasti uda bingung juga.
jadi pelajaran yang bisa dipetik adalah, tebalkan dompet kalian setebal-tebalnya ketika sudah ada pandangan akan menikah
Ngelist seserahan pun, Ribet
Kenapa ribet? karena ini menyatukan 2 kepala broh ...
si babang bantuin aku buat mempertimbangkan yang harus dibeli yang mana, menambah yang perlu dan mencoret yang tidak perlu. Karena yaaahhh secara aku orangnya suka khilaf kalo disuruh nge-list belanjaan. hehehe
Jadilah qt nge-list butuh waktu sekitar semingguan.
Tetapi yang perlu diperhatikan disini adalah ketika mau membeli seserahan, belilah sesuatu yang benar-benar akan dipakai dan juga perhatikan adat di tempat kalian tinggal.
Si cincin kawin
Jadi qt berdua udah tanya kesana kemari untuk referensi toko emas yang bagus di jakarta dan sekitarnya. Dapatlah rekomendasi dari teman sekantor yaitu toko emas kaliem. yang ada di kawasan Mall Blok M. Berangkatlah aku dan babang ke toko itu di akhir pekan. Begitu ngelihat koleksi si kaliem ini, aku langsung bingung. Secara itu cincin bentuknya lucu-lucuuuu banget. Akhirnya qt milih-milih, bukan qt sih aku karena si babang hanya bilang "iya bagus" disetiap pilihanku. Mungkin dari awal masuk sampai keluar kaliem qt berdua menghabiskan waktu 3 jam lebih dengan memutari seluruh etalase toko. Maklum ya akunya gampang jatuh cinta sama cincin-cincin lucu tersebut. Sehingga pilihannya ababil. Untung mas-mas kaliemnya baaiikk dan saaabaar banget.
total cincin yang qt beli berbudget kepala 5.
Dan pelajaran yang bisa dipetik dari kejadian ini adalah, kalau sudah nemu yang bagus, kuatkan mata kalian biar ga ngelirik cincin lain. hehehe
oke sampai disini dulu, masih banyak cerita-cerita ribet mengurus penikahan yang bisa dibaca pada part selanjutnya

pertamax gan
BalasHapus